Jumat, 08 Juni 2012
TRAILER FILM "SOEGIJA" karya GARIN NUGROHO (TERBARU) @2012
Karya yang sangat bagus.
Proficiat Garin Nugroho.
Karyamu memang Luar Biasa!
Bagi kamu yang belum nonton!
Cepat pergi ke studio XXI or 21 terdekat.
Kamis, 29 Maret 2012
As long as your still mine, then its alright.
When I lay tonight, when I close my eyes,
I know the sun will rise, Here or the next life.
If these feet no longer walking as fast and as strong...
will you take me far to this little heaven on earth?
to hear the stars singing lullaby
to feel the touch of morning dew...
to smile in the morning and see the sky...
and If you’ll agree, then let's grow old and get wrinkly together...
As long as your still mine, then its alright.
Kamis, 05 Januari 2012
Komunikasi Dua Hati
Komunikasi 2 hati yang berkomitmen untuk selalu mencintai dalam keadaan apapun adalah sangat penting bagi suami-istri sepanjang hidup mereka.
Banyak orang sadar atau tidak sadar sengaja membiarkan atau lalai ketika komunikasi ini menjadi jarang, dingin, kering serta formalitas belaka, sampai mereka baru merasakan sakitnya ketika situasi itu sudah sangat sulit diperbaiki lagi.
Istri maunya begini, suami maunya begitu, tetapi tidak pernah dikatakan dalam situasi yang tepat tanpa emosi dan kemarahan.
Perkawinan membutuhkan landasan kuat yang SELALU dijaga, dipupuk dan dikembangkan oleh KEDUA PIHAK, suami dan istri.
Kesetiaan, pengorbanan, kejujuran serta kasih tak bersyarat menjadi impian setiap pasangan untuk bahagia.
Namun dalam kenyataannya, banyak yang mengalami jauh kenyataan dari angan.
Kebahagiaan perkawinan tidak bisa dibeli oleh harta berapapun banyaknya. Pun tidak bisa diperoleh hanya oleh cinta satu malam. Fisik yang tampan dan cantik yang di awal menjadi keunggulan dan kebanggaan, kadang tidak menjamin terwujudnya kebahagiaan itu.
Maka dari itu, kebahagiaan perkawinan membutuhkan PERJUANGAN yang tidak kenal lelah, dan membutuhkan bantuan di luar kemampuan manusia yaitu Allah yang hadir di dalamnya.
Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yang rukun dan damai. Meski itu harus diperoleh dengan keringat dan air mata.
Belaian tangan suami adalah emas bagi istri,
Senyum hangat istri adalah permata bagi suami.
Kesetiaan suami adalah mahkota di rambut istri
Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami.
Saudara-saudariku, hal baik apapun yang terjadi saat ini dalam dirimu, syukurilah.
Perbaiki apa yang bisa diperbaiki sebelum terlambat.
Cintai dia yang telah Tuhan pilih untukmu.
Air yang banyak tidak akan memadamkan cinta.
Sungai-sungai tidak dapat menghanyutkannya.
Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta,
namun ia pasti aka dihina.
(Kidung Agung 8:7).
Banyak orang sadar atau tidak sadar sengaja membiarkan atau lalai ketika komunikasi ini menjadi jarang, dingin, kering serta formalitas belaka, sampai mereka baru merasakan sakitnya ketika situasi itu sudah sangat sulit diperbaiki lagi.
Istri maunya begini, suami maunya begitu, tetapi tidak pernah dikatakan dalam situasi yang tepat tanpa emosi dan kemarahan.
Perkawinan membutuhkan landasan kuat yang SELALU dijaga, dipupuk dan dikembangkan oleh KEDUA PIHAK, suami dan istri.
Kesetiaan, pengorbanan, kejujuran serta kasih tak bersyarat menjadi impian setiap pasangan untuk bahagia.
Namun dalam kenyataannya, banyak yang mengalami jauh kenyataan dari angan.
Kebahagiaan perkawinan tidak bisa dibeli oleh harta berapapun banyaknya. Pun tidak bisa diperoleh hanya oleh cinta satu malam. Fisik yang tampan dan cantik yang di awal menjadi keunggulan dan kebanggaan, kadang tidak menjamin terwujudnya kebahagiaan itu.
Maka dari itu, kebahagiaan perkawinan membutuhkan PERJUANGAN yang tidak kenal lelah, dan membutuhkan bantuan di luar kemampuan manusia yaitu Allah yang hadir di dalamnya.
Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yang rukun dan damai. Meski itu harus diperoleh dengan keringat dan air mata.
Belaian tangan suami adalah emas bagi istri,
Senyum hangat istri adalah permata bagi suami.
Kesetiaan suami adalah mahkota di rambut istri
Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami.
Saudara-saudariku, hal baik apapun yang terjadi saat ini dalam dirimu, syukurilah.
Perbaiki apa yang bisa diperbaiki sebelum terlambat.
Cintai dia yang telah Tuhan pilih untukmu.
Air yang banyak tidak akan memadamkan cinta.
Sungai-sungai tidak dapat menghanyutkannya.
Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta,
namun ia pasti aka dihina.
(Kidung Agung 8:7).
Copas from Status Romo Joseph Susanto.
Rabu, 28 Desember 2011
Natal dan Keluarga
Jakarta, 25 Desember 2011
Natal...
Sudah dua tahun belakangan ini, natal terasa berbeda. Rasanya seperti mimpi. Apa yang aku harapkan
dan menjadi impianku, terjadi sudah. Aku keluarga yang aku cintai dan kasihi.
Dulu memang hanya sekedar mimpi..,tapi tidak kali ini.
Natalan bersama keluarga. pergi merayakan Ekaristi Natal bersama-sama.
Memang sich, nyokap sudah kristen dan merayakan Natal, tapi kan aku
katolik. Jadi dirumah memang hanya diriku seorang yang katolik. Dan saat
berjumpa dan menjalin kasih dengan mas Jimmy, keluargaku bertambah.
Keluarga mas Jimmy katolik semua. Christmas eve pun kami pergi misa
bersama. Tahun pertama hanya aku, mas jimmy dan kedua orang tuanya, karna
Antonius Tri Anggoro (“Toni” adik ke tiga mas Jimmy tugas natal) dan James
Harianto (‘Hari” adik ke dua mas Jimmy) berada di rembang-semarang. Nah...tahun
kedua lebih berbeda lagi..., karna tahun ke dua ini statusku sudah berubah..,
menjadi Nyonya Carolus Jimmy Ichtiarto. Dan Christmas eve kali ini bertambah
juga anggota keluarganya, yaitu Frederica Ana (pacarnya James Harianto, adik ke
dua mas Jimmy). Tapi tetep aja, Toni tugas solis untuk vigili.
Malam natal menjadi indah dengan alunan lagu koor dan suasana bersama
keluarga.
Akupun kali ini memimpikan, semoga keluargaku dapat merayakan natal
bersama-sama ditambah dengan Mama.
Aku pun teringat almarhum ayahku. Pasti papa bangga dengan ku (GR banget),
karna sudah dapat berkeluarga dan menjalankan pilihan agamaku setidaknya dengan
baik.
Jika inget dulu saat mau menjadi katolik.., sudah belajar agamanya aja ampe
2thn. Trus nyari orang tua babtis, dari saudara tidak ada yang bisa.., puji
Tuhan ada sahabat papa yang bisa.. Terima kasih untuk Om Gani Arifin.
Dan setelah papa meninggal mama baru dibabtis menjadi kristen. Thanks God.
Natal penuh dengan cerita, sukacita, dan tawa. Dari semua, kini aku bahagia
dapat menjalankan kehidupanku yang penuh dengan liku-liku dan cerita. Dari
malaikat yang membantuku.., sahabat-sahabatku... “KEDONGDONG”, juga mbak-mbak
ku..., all of you.. yang sudah membantu, sampai detik ini. Aku ucapkan terima
kasih dan selamat NATAL.
Specially
for my husband: Carolus Jimmy Ichtiarto.., terima kasih sudah memberikan
kebahagiaan tak terlupakan dalam hidupku. I Love you.
Minggu, 17 Oktober 2010
SAHABAT SEJATI
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ???
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda
saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita **
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ???
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda
saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita **
Label:
Persahabatan
Kamis, 23 September 2010
Cinta yang Tak Berkesudahan

Ada seorang pria yang memiliki kekasih yang sangat dicintainya dengan sepenuh hati. Apapun dilakukan demi menunjukkan rasa cintanya pada permata hatinya ini. Suatu saat, pria ini berkata kepada kekasihnya, "kekasihku, aku akan memberikan apapun yang kamu minta, asalkan aku menilai hal itu baik buatmu. Karena aku tidak ingin melihat engkau kecewa dengan pilihanmu yang salah".
Hari demi hari berlalu mengiringi perjalanan cinta mereka. Pria ini tak pernah memalingkan hatinya atau melupakan kekasihnya. Sementara sang wanita merasa berbahagia memiliki pria ini. Hingga suatu hari, wanita ini meminta sesuatu dari kekasihnya. Dia menginginkan sebuah kalung dengan berlian pada liontinnya. Ketika pia ini mendengar permintaan kekasihnya, dia menolak. Dia berkata," kekasihku, bukannya aku tidak mau atau tidak bisa membelikanmu kalung itu. Tapi sangat berbahaya bila engkau memakai kalung itu. Bila ada orang yang gelap mata, dia akan merampas kalung itu dan kalau itu terjadi, bukan hanya kamu yang celaka, aku juga akan sangat menderita melihatmu seperti itu. Aku hanya tidak mau kamu mendapat celaka". Tapi kekasihnya terus meminta kalung itu dan tidak mau mendengar nasehatnya. Akhirnya kalung itu pun dibeli dan dipakai oleh sang wanita.
Selang beberapa hari, apa yang ditakutkan oleh pria ini benar-benar terjadi. Ada 2 orang penjahat yang merampas kalung itu saat kekasihnya sedang mengendarai motor. Kalung itu pun terampas dan wanita ini terjatuh dari motornya. Mendengar berita ini,si pria langsung menemui kekasihnya, membawanya pulang dan mengobati lukanya. Dengan menangis, pria ini berkata," Mengapa engkau tidak mau menuruti kata-kataku? Engkau mendapat celaka seperti ini, aku merasa sepuluh kali lebih sakit daripadamu". Wanita ini menangis, dia menyesal dan berkata, "maafkan aku, aku bersalah padamu karena tidak mendengar perkataanmu dan menuruti keinginanku sendiri. Aku menyesal. Maukah engkau memaafkan aku?". Dengan penuh cinta kasih pria ini memeluk kekasihnya dan berkata, "Aku memaafkanmu sejak tadi, Aku bahagia karena aku bisa memelukmu dalam keadaan engkau masih hidup. Mulai sekarang, turutilah perkataanku karena aku tidak pernah akan membuatmu celaka". Kekasihnya mengangguk dan mereka menangis bahagia...
SOBAT.. Bukankah cerita itu mirip dengan hidup kita sehari-hari yang kita lewati bersama TUHAN? Tuhan adalah pria itu dan kita adalah sang wanita. Ketika awal kita mengenal DIA, kita berkobar-kobar dan melalui setiap detik dalam hidup dengan bahagia. Tetapi dengan berjalannya waktu, saat kita menginginkan sesuatu dan memohon padaNYA, seringkali permohonan kita tidak sesuai dengan kehendak TUHAN. Tapi kita terus memaksa dan merengek seperti anak kecil. Saat TUHAN benar-benar mengabulkan permohonan kita, belum tentu itu baik buat kita. Malah bisa-bisa kita kecewa karena menuruti keinginan kita sendiri. Saat itu terjadi, barulah kita ingat padaNYA, kita menyesal dan minta ampun.
Beruntunglah karena kita memiliki ALLAH yang Maha Pengampun. Dia tidak pernah menolak bila kita memohon ampun atas semua kesalahan dan kekerasan hati kita.
TUHAN tidak pernah meninggalkan kita. Tetapi seringkali kita yang meninggalkanNYA. Dan apa yang DIA lakukan? Denga sabar DIA menunggu kita kembali padaNYA
SOBAT, ingatlah :
Saat kita berhenti melangkah jauh dariNYA, maka DIA tersenyum...
Saat kita menoleh padaNYA, maka DIA tertawa...
Saat kita berbalik padaNYA, maka DIA membuka kedua tanganNYA...
Saat kita melangkah 1 Langkah ke arahNYA, maka DIA akan BERLARI 1000 LANGKAH MENGHAMPIRI KITA....
Sungguh cintaNYA pada kita takkan pernah berkesudahan.. PRAISE THE LORD
Hari demi hari berlalu mengiringi perjalanan cinta mereka. Pria ini tak pernah memalingkan hatinya atau melupakan kekasihnya. Sementara sang wanita merasa berbahagia memiliki pria ini. Hingga suatu hari, wanita ini meminta sesuatu dari kekasihnya. Dia menginginkan sebuah kalung dengan berlian pada liontinnya. Ketika pia ini mendengar permintaan kekasihnya, dia menolak. Dia berkata," kekasihku, bukannya aku tidak mau atau tidak bisa membelikanmu kalung itu. Tapi sangat berbahaya bila engkau memakai kalung itu. Bila ada orang yang gelap mata, dia akan merampas kalung itu dan kalau itu terjadi, bukan hanya kamu yang celaka, aku juga akan sangat menderita melihatmu seperti itu. Aku hanya tidak mau kamu mendapat celaka". Tapi kekasihnya terus meminta kalung itu dan tidak mau mendengar nasehatnya. Akhirnya kalung itu pun dibeli dan dipakai oleh sang wanita.
Selang beberapa hari, apa yang ditakutkan oleh pria ini benar-benar terjadi. Ada 2 orang penjahat yang merampas kalung itu saat kekasihnya sedang mengendarai motor. Kalung itu pun terampas dan wanita ini terjatuh dari motornya. Mendengar berita ini,si pria langsung menemui kekasihnya, membawanya pulang dan mengobati lukanya. Dengan menangis, pria ini berkata," Mengapa engkau tidak mau menuruti kata-kataku? Engkau mendapat celaka seperti ini, aku merasa sepuluh kali lebih sakit daripadamu". Wanita ini menangis, dia menyesal dan berkata, "maafkan aku, aku bersalah padamu karena tidak mendengar perkataanmu dan menuruti keinginanku sendiri. Aku menyesal. Maukah engkau memaafkan aku?". Dengan penuh cinta kasih pria ini memeluk kekasihnya dan berkata, "Aku memaafkanmu sejak tadi, Aku bahagia karena aku bisa memelukmu dalam keadaan engkau masih hidup. Mulai sekarang, turutilah perkataanku karena aku tidak pernah akan membuatmu celaka". Kekasihnya mengangguk dan mereka menangis bahagia...
SOBAT.. Bukankah cerita itu mirip dengan hidup kita sehari-hari yang kita lewati bersama TUHAN? Tuhan adalah pria itu dan kita adalah sang wanita. Ketika awal kita mengenal DIA, kita berkobar-kobar dan melalui setiap detik dalam hidup dengan bahagia. Tetapi dengan berjalannya waktu, saat kita menginginkan sesuatu dan memohon padaNYA, seringkali permohonan kita tidak sesuai dengan kehendak TUHAN. Tapi kita terus memaksa dan merengek seperti anak kecil. Saat TUHAN benar-benar mengabulkan permohonan kita, belum tentu itu baik buat kita. Malah bisa-bisa kita kecewa karena menuruti keinginan kita sendiri. Saat itu terjadi, barulah kita ingat padaNYA, kita menyesal dan minta ampun.
Beruntunglah karena kita memiliki ALLAH yang Maha Pengampun. Dia tidak pernah menolak bila kita memohon ampun atas semua kesalahan dan kekerasan hati kita.
TUHAN tidak pernah meninggalkan kita. Tetapi seringkali kita yang meninggalkanNYA. Dan apa yang DIA lakukan? Denga sabar DIA menunggu kita kembali padaNYA
SOBAT, ingatlah :
Saat kita berhenti melangkah jauh dariNYA, maka DIA tersenyum...
Saat kita menoleh padaNYA, maka DIA tertawa...
Saat kita berbalik padaNYA, maka DIA membuka kedua tanganNYA...
Saat kita melangkah 1 Langkah ke arahNYA, maka DIA akan BERLARI 1000 LANGKAH MENGHAMPIRI KITA....
Sungguh cintaNYA pada kita takkan pernah berkesudahan.. PRAISE THE LORD
Doa Seorang Sahabat

Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai dan ombak hebat. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa. Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. Dan mereka tinggal sendiri-sendiri berseberangan di sisi-sisi pulau tersebut. Doa pertama mereka panjatkan, mereka memohon agar diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki ke satu melihat sebuah pohon penuh dengan buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong. Seminggu kemudian, lelaki yang ke satu merasa kesepian dan memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya, ada kapal yang karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang dan terdampar di sisi tempat lelaki ke satu itu tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apanya. Segera saja, lelaki ke satu ini berdoa memohon rumah, pakaian, dan makanan. Keesokan harinya,seperti keajaiban saja, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa. Akhirnya, lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki ke satu dan istrinya naik ke atas kapal dan siap-siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki ke dua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya, memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima berkah tersebut karena doa-doanya tak pernah terkabulkan. Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini mendengar suara dari langit menggema, "Hai, mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada di sisi lain pulau ini?" "Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanya doakulah yang dikabulkan," jawab lelaki ke satu ini. "Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka,ia tak pantas mendapatkan apa-apa." "Kau salah!" suara itu membentak membahana. "Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan, semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa." "Katakan padaku," tanya lelaki ke satu itu. "Doa macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang atas semua ini padanya?" "Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!"
Label:
Persahabatan
Langganan:
Postingan
(
Atom
)

